Senin, 08 Oktober 2012

The Night Stalker - Serial Killer



DIA DATANG DI PAGI HARI DENGAN MAKSUD YANG SANGAT JAHAT. DIA SELALU MENGENAKAN PAKAIAN HITAM DAN MEMBUNUH DENGAN DORONGAN YANG SANGAT KEJI, TIDAK SEPERTI APA YANG KITA LIHAT SEBELUMNYA, BAHKAN SESUDAHNYA. TAK SEPERTI JACK THE RIPPER, DIA MENGGUNAKAN BERAGAM JENIS SENJATA – PISTOL, BATANG PIPA, KEPALAN TINJU, PISAU, PALU KABEL PENJERAT, TALI TAMBANG DAN KUNCI BAN. DIA MERUPAKAN WUJUD NYATA DARI IMPIAN TERBURUK ANDA. DIA MEMUKUL MENEMBAK DAN MENIKAM DENGAN GANASNYA.
DIA MENJADI DIKENAL SEBAGAI PEMBUNUH BERANTAI PALING TERKENAL ABAD INI. DIA ADALAH “RICHARD RAMIREZ”, YANG DIJULUKI SEBAGAI THE NIGHT STALKER..

Jack the ripper, Harold Shipman, Ted Bundy, John Wayne Gacy, Jeffrey Dahmer, kesemuanya ini merupakan pembunuh berantai yang memiliki kesamaan berhobi melukai, menakut-nakuti, memukul, menyiksa dan membunuh orang tak bersalah. Semua orang ini mempunyai sasaran tersendiri. Bundy mengincar wanita berambut panjang dan belah tengah, John Wayne Gacy memburu remaja pria, Jeffrey Dahmer mengejar remaja pria Asia, Jack The Ripper membunuhi PSK, Dalam kasus ini Rhicard tak berbeda.

Dia terinspirasi oleh Jack The Ripper dan membunuhi sejumlah wanita yang tinggal dirumah mewah di Los Angels. Dalam Aksinya ia selalu mengenakan pakaian serba hitam, sarung tangan dan tidak meninggalkan jejak. Dalam periode 13 bulan, antara Juli 1984 dan Agustus 1985, ia membantai menusuk, menyayat, menembak dan membunuh. Kejahatannya sungguh mengerikan, membuat sekitar 13 juta LA pada saat itu ketakutan.

Namun tidak seperti idolanya dari London jaman Victoria itu, Ramirez membunuh dengan tingkat kekejian yang belum pernah terjadi. Dia menggunakan berbagai macam alat seperti Pistol, Pipa, kepalan Tinju, pisau, palu, kabel dan kunci ban. Dan tidak seperti pembunuh berantai umumnya, Ramirez tidak menyasar pada orang-orang terbuang, PSK dan sebagainya.

Korban-korbannya merupakan warga kota sehari-hari: Ayah, Ibu, Kakek-nenek, tetangga dan sebagainya. Semuanya dibantai dengan kekejaman yang sama dan menjadikan Ramirez sebagai pembunuh berantai paling sadis sepanjang masa. Dia juga suka memerkosa korban wanitanya, dan pernah dalam suatu kasus ia mengambil bola mata korbannya sebagai souvenir, dan ada nenek-nenek berumur 80 tahun yang ia pukuli dengan palu sampai mati. Teman pria yang tidur disamping para korbannya semua ditembak mati olehnya. Jennie Vincow (79 y.o) yang ia sayat lehernya begitu dalam sampai kepalanya nyaris putus. Beberapa korbannya berhasi selamat dan trauma menggambarkan sosok si pembunuh secara samar-samar sebagai pria kurus berpakaian hitam seluruhnya dan sering berbicara mengenai setan.

Akhirnya, suatu ketika Ramirez meninggalkan jejak berupa sidik jari pada mobil yang dicurinya dan polisi pun berhasil menangkapnya pada 30 Agustus 1985. Empat Tahun kemudian ia disidangkan. Dalam persidangan, seorang wanita jatuh pingsan melihat sosoknya. Seorang wanita lainnya tidak berani memandang kearahnya. Wanita lain Barbara Pan, yang berusia 67 tahun dan secara ajaib berhasil selamat dari upaya pemerkosaan, menolak bersaksi saking takutnya. Selain karena Ramirez menggambar simbol setan pentagram dengan darah di dinding rumahnya, dia mengatakan menolak bersaksi karena tidak ingin berbagi udara bersama Ramirez dalam satu Ruangan. Aroma tubuh Ramirez seperti kulit basah dengan kacang mede, aroma ini sebagai mana di ungkapkan oleh pakar psikologi forensik merupakan bau khas yang biasa dimiliki oleh pembunuh berantai. Ini akibat kelenjar Over-Active atau Under-Active pada tubuh mereka.

Tapi tanpa kesaksiannya pun, Ramirez tetap divonis bersalah dalam 13 kasus pembunuhan, 63 kejahatan lainnya, dan Dihukum Mati 19 kali. Ketika dibawa dari gedung pengadilan menuju kesebuah mobil, Ramirez sempat di tanyai Wartawan yang berkumpul mengenai hukuman Mati itu dan dia hanya menjawab, “Ah , It’s Little” sambil tersenyum. “kematian adalah wajar dalam hal ini.”
Dia dikirim ke penjara San Quentin, California, menunggu Eksekusi. San Quentin adalah komplek bangunan penjara yang dibangun pada akhir abad ke -19 dan disinilah Negara Bagian California telah mengksekusi 421 narapidananya, didalam terdapat 600 Narapidana kasus pembunuhan menanti ‘Death Row’ alias Hukuman Mati.
Ramirez sebagai mana rekan-rekan pembunuhnya disekap didalam sebuah sel berukuran 1,8x2,5M, dengan ranjang lipat, wastafel, toilet, dikurung selamanya selama 23 jam sehari dengan hanya ditemani Radio dan TV.

Anehnya, sejak Vonis itu banyak wanita yang malah tertarik dengannya. Dalam persidangan terungkap bahwa Ramirez memiliki alat Vital yang berukuran besar dan bahwa aksi Perkosaannya merupakan upaya untuk merobek nyawa si korban secara seksual. Dua dekade kemudian para wanita mengirimi dia foto bugil mereka kepada maniak. Dan Ramirez melangsungkan pernikah di penjara dengan seorang editor majalah yang terobsesi dengannya sekitar 21 tahun kemudian sebelum Eksekusi hukuman Mati.

MASA LALU RHICARD RAMIREZ

Waktu kecil ramirez mengalami masa kecil yang menyeramkan, ia mengalami pelecehan seksual oleh gurunya. Ayahnya suka memukulinya dengan kasar hingga ia memiliki luka trauma di kepalanya, ayahnya dan tiga kakak laki-lakinya semuanya memiliki temperamen yang buruk. Semua kakanya pernah ditahan. Ini menunjukkan hal genetis yang membuatnya cenderung melakukan kekerasan dan bersifat antisosial.
Ketertarikan terhadap Jack The Ripper juga telah dimulainya sejak kecil.

Ramirez juga merupakan penganut aliran setan sejak berumur 16 tahun sebuah pilihan yang melawan prinsip ibunya, seorang penganut katolik taat dan religius.
Dia juga berkata “Saya menemukan kitab setan dan menyadarinya ada cara lain, jalan lain. Apa yang dianggap dosa di katolik bukanlah dosa bagi kami. Setan adalah kekuatan penyeimbang bagi saya memberikan kekuatan untuk melakukan sesuatu dan menyakininya sepenuh hati”

Ramirez memiliki seorang sepupu bernama Mike Valez, veteran perang vietnam dengan penghargaan tanda jasa yang sewaktu bertugas suka menculik gadis-gadis vietnam dari desa, membawa mereka kehutan, mengikat mereka ke pohon, memerkosa, menyayat dan membunuh mereka dan tidak lupa memotong telinga dan bagian tubuh lainnya sebagai souvenir. Ia juga memotret para korban dengan kamera polaroid. Ketika mike kembali ke Amerika, dia menyimpan foto-foto tersebut dalam boks. Saat Ramirez berumur 11 tahun, mike menceritakan perbuatannya kepadanya. Dia menunjukkan kepada ramirez kecil foto-foto tersebut. Satu tahun kemudian, mike bertengkar dengan isterinya, jessie. Pertengkaran itu berakhir dengan di tembaknya jessie tepat di kepala hingga tewas dan kejadian itu disaksikan oleh Ramirez muda.

Suatu kali juga mike mengajarinya cara menggunakan senjata Api dan menyelinap di malam hari tanpa kelihatan. “kamu harus mengenakan kaos hitam, celana hitam, sepatu hitam, kaos kaki hitam, dan topi hitam yang di tarik serendah mungkin” dan “Kamu bisa berdiri di samping seseorang dan kalau mengenakan pakaian serba hitam itu mereka tidak akan melihatmu”.

Kejadian semacam ini pastilah membawa pengaruh buruk Bagi Richard Ramirez muda sehingga menjadikannya pembunuh berdarah dingin.

Kata-kata favorit Richard Ramirez.

“Kau Tahu Bagaimana Suara “DEATH RATTLE” (Getaran Kematian) itu? Suaranya Seperti jiwa yang meninggalkan tubuh begitu dia menghembuskan nafas terakhirnya”.

“Kalau Ada seorang yang pembunuh berantai ingin membunuh kamu, tidak ada yang bisa kamu perbuat” Tegasnya. “Begitu dia mengincar kamu dengan fokus, itulah akhir segalanya – kamu pasti mati. Bagaimanapun juga dia pasti mendapatkan kamu”

(The Night Stalker: The Life And Crimes Of One America Deadlist Killers by Philip Carlo)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar